Ceria Bocah Desa

⏱ Estimasi waktu membaca: 1 menit

Pagi itu aku menyaksikan sekumpulan bocah desa sedang bermain di genangan air. Mereka berteriak kegirangan, tertawa bahagia, hanyut dalam kebersamaan pertemanan.

Rupanya mereka sedang bermain perang-perangan; saling menimpuki lawannya dengan lumpur yang dikeruk, pakai telapak tangan. Ada yang tertemplok lumpur pada bahunya, badan, punggung, kepala, bahkan pada jidatnya hingga matanya kelilipan.

Keceriaan mereka membuatku terbawa bahagia. Paling tidak, mereka punya cara sendiri untuk melepaskan diri dari jerat kemiskinan.

Ya, orang-orang desa selalu punya cara untuk bertahan dan menciptakan suasana yang menyenangkan. Orang-orang kota mestinya mau melihat dan belajar dari kebersahajaan yg penuh dg kebijaksanaan.

From Ceria Bocah Desa, posted by Galeri MT on 7/02/2012 (12 items)

Generated by Facebook Photo Fetcher

Strowberry Camp, Cisarua
27 Juni 2012

 

πŸ“– Lanjut Membaca Tanpa ke Beranda

Indeks Bab & Opini Lainnya

Ruang Diskusi Pembaca (3)

Berikan tanggapan secara langsung tanpa perlu login. Demi menjaga kualitas diskusi, pengiriman tautan/link tidak diizinkan.

πŸ›‘οΈ Tanpa Login & Anti-Link
Langsung tayang & dapat dibalas pembaca lain.
  1. erick • 14 years lalu

    jadi ingat lagunya SLANK ..

  2. masfajar • 14 years lalu

    Kaya masa kecil dulu.

  3. MT (@mataharitimoer) • 14 years lalu

    Pagi itu aku menyaksikan sekumpulan bocah desa sedang bermain di genangan air. Mereka berteriak kegirangan, tertawa... http://t.co/iUyK7jP9