potret

Namanya Kasnuni. Sebelum berbincang di tengah ingar-bingar konser musik di Alun-alun Kota Pemalang, aku memerhatikannya melayani pembeli kacang rebus yang dijualnya. Penerangannya cuma lampu semprong berbahan bakar minyak tanah. Untuk melindungi lampu, ia menggulungkan kertas pada semprong lampunya. “Setiap hari jualan kacang rebus di sini, mbah?” Tanyaku sambil mengelupas kulit...

More
  • 23/08/2015
  • 1

Apa yang Anda pikirkan melihat kolase gambar di atas? Apakah trenyuh melihat mereka setiap hari menyambung hidup di jalan? Atau geram sebab mereka sering meminta uang dengan cara yang kadang kurang menyenangkan? Atau bisa jadi Anda heran kenapa anak-anak negara itu makin hari makin banyak ditemui hampir di setiap persimpangan....

More
  • 26/03/2014
  • 5

  Selama 4 tahun berjalan, Kali Ciliwung menjadi bagian dari perhatianku. Beberapa twit-ku bertagar #ciliwung, karena rumahku berada di tepi sungai (aku terbiasa menyebutnya Kali) yang hulunya terdapat di tiga lokasi, yaitu Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Puncak. Dari hulu, Kali Ciliwung mengalir melalui Bogor Timur, Bogor Utara, Depok, hingga...

More
  • 09/05/2013
  • 7

Lapar dalam perjalanan adalah kejadian yang kurang menyenangkan. Apalagi jika tujuan perjalanan masih jauh, malam makin larut, dan uang cekak (pas-pasan). Jika kita mengalami keadaan seperti itu, harapannya adalah mendapatkan makanan murah tapi mengenyangkan. Nah, jika kebetulan berada di UKI Cawang, tak usah khawatir. Ada yang menyediakan makanan berat dengan...

More
  • 18/04/2013
  • 4

Kalau ada yang bilang rakyat Indonesia malas, coba kita lihat kembali potret mereka yang kubabarkan di sini. Ini adalah album Geliat Rakyat yang kukumpulkan dari beberapa lokasi dalam persliweran jalanku di beberapa kota. Mulai dari siang yang terik hingga dini hari yang dingin mereka bergeliat demi melanjutkan kehidupan. “geliat rakyat...

More
  • 04/12/2012
  • 6

Satu wajah tak berbilang kisah. Dari wajah mereka, terpantik pikiran untuk menerka. Aku hanya menampilkannya, mereka yang berkisah. “contoh foto wajah saat muharram 1434 di pesantren daarul uluum” From wajah, posted by Mataharitimoer Mt on 11/16/2012 (35 items) 10 Anak Mamah. (lowres) yg hires disimpen dong Generated by Facebook Photo...

More
  • 22/11/2012
  • 3

Jika kita melakukan perjalanan ke berbagai pelosok negeri ini, jangan hanya menikmati pemandangan alam, pusat belanja, wisata, kuliner, dan ragam hotel megah. Sempatkan untuk melihat mereka yang namanya sering dijual oleh anggota Dewan, politikus, dan makelar demo; rakyat miskin. Kemiskinan nyaris makin merata di Indonesia. Kemiskinan tak pernah lenyap dari...

More
  • 16/11/2012
  • 10

“saya nggak ikut nyoblos… nggak mau pusing lah sama begituan! Yang penting kita sih bisa makan saja!” – Ponaryo, Tukang Becak, Ciceri, Serang – Senang sekali melihat keceriaan tukang becak di Prapatan Ciceri, Serang, Banten. Siang itu ada pawai pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Semua kontestan atau pendukung sang calon menggelar...

More
  • 05/07/2012
  • 11

Pagi itu aku menyaksikan sekumpulan bocah desa sedang bermain di genangan air. Mereka berteriak kegirangan, tertawa bahagia, hanyut dalam kebersamaan pertemanan. Rupanya mereka sedang bermain perang-perangan; saling menimpuki lawannya dengan lumpur yang dikeruk, pakai telapak tangan. Ada yang tertemplok lumpur pada bahunya, badan, punggung, kepala, bahkan pada jidatnya hingga matanya...

More
  • 01/07/2012
  • 3