Site Overlay

Menguji Liga Blogger Indonesia

Terhitung 1 Oktober 2012, obrolan #timeout yang pernah dilakukan oleh beberapa blogger di Lobby Asrama Mahasiswa Politeknik Telkom Bandung, akhirnya mulai digulirkan. Obrolan tersebut berisi tentang rencana penyelenggaraan Liga Blogger Indonesia (LBI). Wah, apa lagi ini?

foto: Jay – genksukasuka

Masih kuingat kala itu, Yoswa dari dblogger mempresentasikan gagasan LBI di depan riungan blogger dari beberapa wilayah dan platform. Ada dari Madura, Semarang, Bandung, Banten, Bangka, yang memakai layanan Blogdetik, Kompasiana, WordPress, Blogspot, dan selfhosting macam aku. Semua yang hadir bersepakat untuk mendukung kegiatan LBI. Lumayan lama ngerumpunya, dari pukul 00.00 hingga 04.00 pagi.

Apa sih tujuannya? Aku menangkap tak ada tujuan apa pun kecuali meneguhkan sikap blogger dalam menulis. Update, istilah lazimnya.

Aku sepakat dengan presentasi yang disampaikan Yoswa tentang bagaimana LBI akan bergulir, bagaimana sistem penilaiannya, dan seperti apa reward yang akan didapat oleh blogger pemuncak klasemen. Namun satu hal yang belum disepakati malam itu adalah, siapakah yang akan mengelola kegiatan yang positif itu. Salah satu komunitas yang siap untuk menyelenggarakannya adalah dotsemarang, yang diwakilkan oleh Asmarie. Ia menyampaikan kesiapan DotSemarang untuk menindaklanjuti gagasan yang dipaparkan Yoswa tersebut. 

Bagiku, tak masalah siapa yang menyelenggarakan. Tokh pada akhirnya kegiatan ini hanyalah upaya bersama untuk meningkatkan semangat ngeblog. Aku tak melihat LBI sebagai upaya untuk mencari popularitas. Hal seperti itu nggak pantaslah dicari. Popularitas blogger akan terlihat secara natural, berjalan seiring dengan bagaimana kita menjaga kredibilitas kita sendiri sebagai blogger. Lagi pula kalau ngeblog sekadar untuk mencari popularitas, ya memang gampang. Tinggal manfaatkan berbagai event, manfaatkan komunitas, manfaatkan jejaring sosial, dapatlah apa yang dicari. Tapi itu semua untuk apa?

Liga Blogger Indonesia, meskipun masih dapat tahap ujicoba (sebagaimana tertulis pada blog dotS) kita gulirkan untuk saling menjaga kontinuitas update blog kita sendiri. Aku lebih suka menyimpulkannya demikian. Karena bagi beberapa teman blogger, menulis dengan tema yang dilempar oleh teman lainnya merupakan tantangan tersendiri. Banyak cara yang dilakukan teman-teman blogger untuk tujuan yang sama. Zaman dulu terkenal dengan istilah PR (pekerjaan rumah) blogger. Ada juga Cerita Berantai atau ngeblog bareng. Itu semua kita lakukan hanya untuk  memicu semangat merawat blog. Karena boleh jadi, dari banyak blog yang bertebaran di dunia maya, lebih banyak yang terlantar ketimbang yang terawat dengan baik.

Nah, semoga saja LBI lulus dari tahap uji coba dan bisa menjadi program yang “manjang”. Selamat ngeblog!

11 thoughts on “Menguji Liga Blogger Indonesia

  1. liga blogger jika terjadi di indonesia ini akan jadi ajang dmana blogger akan memiliki tempat yang bisa di sejajarkan dengan pemain bola dunia kelak 😛

    mantaps om, lanjutkan !

  2. Blogger Indonesia bercengkerama dalam sebuah nama ‘Liga Blogger Indonesia’ semuanya untuk satu niat… dunia blog Indonesia yang lebih baik 😀

  3. Wah Kang, saya malah belum sempat menulis sama sekali mengenai Liga Blogger Indonesia. Hehehe… Nice Spirit, Nice Movement, Nice Motivation 🙂

Menurutmu?

%d bloggers like this: