Guru Mengeluh, Kerbau Melenguh

⏱ Estimasi waktu membaca: 2 menit

Bagi seorang guru SD, lebih sulit mengajarkan anak-anak SD ketimbang anak SMA. Bagi guru SMA, sepertinya lebih enak mengajar anak-anak SD yang lugu dan lucu, ketimbang anak-anak didiknya sendiri. Guru SMP lain lagi. Mereka punya alasan, justru masa SMP itu saat anak sedang badung-badungnya. Mereka sedang dalam proses perubahan dari anak-anak menjadi remaja, jadi lebih sulit mengajarkan anak SMP ketimbang SD atau SMA.

Jika guru merasa sulit mengajarkan anak didiknya sendiri, dan mengangankan untuk mengajar anak didik guru lainnya, lebih baik berpikir ulang tentang profesinya.

Profesi guru terbilang mulia. Bahkan dalam sebuah nyanyian, guru disebut sebagai pahlawan (tanpa tanda jasa). Guru bak pelita, penerang dalam gulita. Apakah anda pantas menjadi guru?

Jika guru sering mengeluhkan anak didiknya, boleh jadi anak didiknya lebih banyak keluhan tentang gurunya sendiri. Jika guru merasa lebih pantas mengajar level lain dari pada level yang menjadi tanggungjawabnya sekarang, boleh jadi anak didik merasa gurunya tak memiliki level yang pantas untuk mendidik mereka.

“Menjadi guru saat ini lebih sulit!” Demikian keluh-kesah seorang guru yang membandingkan masa kini dengan masa lalu. Ia membayangkan menjadi guru pada zaman dahulu kala, lebih mudah karena anak didiknya belum terkontaminasi dampak buruk globalisasi.

Seorang mantan guru yang sudah tua renta, boleh jadi membayangkan guru zaman sekarang lebih enak ketimbang pada zamannya. Sekarang fasilitas dan teknologi lebih kondusif ketimbang zamannya dahulu. Apalagi dengan adanya program sertifikasi, yang pada beberapa orang guru disalahpahami sebagai “proyek penambahan penghasilan”.

Jika guru masih berkeluh-kesah tentang anak didiknya, tentang zamannya, belajarlah dari kerbau. Seberat apapun pekerjaannya, kerbau tetap melenguh, tak pernah mengeluh.

Selamat bekerja para guru! Jadilah guru yang pantas menerima cinta dari anak didikmu. Dan jika perlu, bersihkan citramu dari pragmatisme dan manipulasi yg kini menguasai tempat kalian mengabdi.

📖 Lanjut Membaca Tanpa ke Beranda

Indeks Bab & Opini Lainnya

Ruang Diskusi Pembaca (15)

Berikan tanggapan secara langsung tanpa perlu login. Demi menjaga kualitas diskusi, pengiriman tautan/link tidak diizinkan.

🛡️ Tanpa Login & Anti-Link
Langsung tayang & dapat dibalas pembaca lain.
  1. Andi Sakab • 14 years lalu

    wah, inspiratif, Kang MT. Musti dibaca para guru nih. Dan memang kadang pernah denger juga keluhan dari beberapa teman yg memang kebetulan seorang guru.

    1. MT • 14 years lalu

      memang manusiawi sih mengeluh itu, tetapi jika keseringan membuat kita yg mendengarnya jadi mempertanyakan integritasnya. nah karena sy blogger, jadinya saya tulis deh 🙂

  2. yourha • 14 years lalu

    intinya, kita gak boleh mengeluh..
    krbau j gak ngeluh..hehe
    salam knal, mas..knjungan perdana..

    1. MT • 14 years lalu

      makasih kunjungannya. yuk kita bersemangat spt kerbau, ngooooooooohhhh 😉

  3. Miftahgeek • 14 years lalu

    Saya dulu sempat PKL di TPA, jadi pembimbing pesantren kilat di Madrasah dan adek kelas SMA, kesimpulan yang saya dapat : lebih enak membimbing yang udah punya dasar kayak anak SMA, karena jurang ngobrol nya ga jauh ke tingkat basic seperti bila membimbing anak TPA 🙂

  4. Kang Gery • 14 years lalu

    Damn! i love this article … jadi pengen jadi Guru dech 🙂

  5. @mataharitimoer • 14 years lalu

    Bagi seorang guru SD, lebih sulit mengajarkan anak-anak SD ketimbang anak SMA. Bagi guru SMA, sepertinya lebih enak… http://t.co/U07KYbtH

  6. MT (@mataharitimoer) • 14 years lalu

    #blogMT: Bagi seorang guru SD, lebih sulit mengajarkan anak-anak SD ketimbang anak SMA. Bagi guru SMA, sepertinya… http://t.co/S1TerWB1GR

  7. @KittySelprianti • 14 years lalu

    RT @mataharitimoer: #blogMT: Bagi seorang guru SD, lebih sulit mengajarkan anak-anak SD ketimbang anak SMA. Bagi guru SMA, sepertinya… http://t.co/S1TerWB1GR

  8. MT (@mataharitimoer) • 13 years lalu

    #blogMT: Bagi seorang guru SD, lebih sulit mengajarkan anak-anak SD ketimbang anak SMA. Bagi guru SMA, sepertinya… http://t.co/KBYqd2fpdi

  9. @royhaan13 • 13 years lalu

    RT @mataharitimoer: #blogMT: Bagi seorang guru SD, lebih sulit mengajarkan anak-anak SD ketimbang anak SMA. Bagi guru SMA, sepertinya… http://t.co/KBYqd2fpdi

  10. MT (@mataharitimoer) • 13 years lalu

    guru, belajarlah dari kerbau! http://t.co/BrRrRFzSHb

  11. @suryaden • 12 years lalu

    Ah kenapa kamu melunak ? RT @mataharitimoer: guru mengeluh, kerbau melenguh http://t.co/iAdA7weXPh #renungan #hariGuru

  12. tuhusetyono • 12 years lalu

    makasih mas, aku beruntuk baca artikel ini disaat aku mempunyai dua pilihan , mengajar smp atau sma? sekarang akuh tau jawabannya.. thanks

    1. MT • 12 years lalu

      terima kasih, sudi membacanya