Pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi masih saja terjadi. Terutama di ranah daring (online). Kita tak bisa sembarangan mengkritik orang-orang yang lebih kuat baik secara finansial maupun kuasa. Seperti apa sih situasi yang memungkinkan kebebasan kita terbungkam?
Aku mencoba mengurai dalam bentuk infografis. Bersumber dari buku Toolkit Kebebasan Berekspresi bagi Aktivis Informasi. Buku tersebut keluaran UNESCO. Pengalihbahasaan ke Bahasa Indonesia dilakukan oleh ICT Watch. Buku ini bebas didistribusikan. Apalagi turunannya, seperti infografis berikut.
📖 Lanjut Membaca Tanpa ke Beranda
Indeks Bab & Opini Lainnya
- Si Paling Cosplay4 mnt →
- Sumpah Pemuda Dibandring Sampah Pemuda4 mnt →
- Bu, plis, Bu!1 mnt →
- Ngeblog di Era Feodalisme Algoritma5 mnt →
- Membuang Diri5 mnt →
- Onlife Paradox: Dekat di Jari, Jauh di Hati9 mnt →
- Memilih Gila Biar Selamat7 mnt →
- Mbah Bukan Begal6 mnt →
Ruang Diskusi Pembaca (3)
Berikan tanggapan secara langsung tanpa perlu login. Demi menjaga kualitas diskusi, pengiriman tautan/link tidak diizinkan.

<p>#blogMT Anda Dibungkam Jika… <a href="http://t.co/t1qa1HLqTX" rel="nofollow ugc">http://t.co/t1qa1HLqTX</a> #taklayaktayang #kebebasanberekspresi</p>
Anda Dibungkam Jika… http://t.co/wIcaKDdRJu
<p>#BlogFamers Anda Dibungkam Jika… <a href="http://t.co/RPQC43DBOO" rel="nofollow ugc">http://t.co/RPQC43DBOO</a> – @mataharitimoer</p>