,

Marhaen Terlupakan

⏱ Estimasi waktu membaca: 2 menit

Aku lebih tertarik memotret pilar reruntuhan bangunan ketimbang dwi-tunggal Sukarno-Hatta. Karena itu saat memotret, aku tak fokus kepada kedua tokoh bangsa.

Sekadar ingin menyuguhkan “view” lebih luas bahwa negeri ini dibangun bukan oleh tokoh-tokoh terkenal yang beberapa di antaranya kini mewariskan keterkenalan sisilah politik. Negeri ini pun dibangun oleh berbagai keruntuhan. Boleh jadi di antaranya adalah runtuhnya kepercayaan proletar ketika perjalanan bangsa kerap berpihak kepada para borjuis. Dalam pandanganku siang itu, Sukarno-Hatta mewakili tokoh bangsa, pilar reruntuhan mewakili Marhaen (kaum proletar).

Marhaenisme adalah ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Ideologi ini dikembangkan oleh Presiden pertama Negara Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dari pemikiran Marxisme yang diterapkan sesuai natur dan kultur Indonesia

dari Wikipedia Indonesia

Faktanya demikian. Kita kerap mengagungkan Sukarno dan melupakan Marhaen, seorang petani yang sikap hidupnya menginspirasi marhaenisme sebagai jalan tengah antara deklarasi kemerdekaan dan manifesto komunis. Kita lebih menghormati keluarga Sukarno ketimbang keluarga petani-nelayan kaum proletar yang memang hanya dibutuhkan potret kehidupannya saja untuk diteorikan lalu dijadikan konsep berbangsa.

Sampai ke zaman kiwari. Kaum proletar hanya didekati, dipotret, diangkat dalam presentasi dan kampanye, lalu dibiarkan kembali pada kenestapaan. Para tokoh sibuk mengejar proyek-proyek kekuasaan untuk mengejar setoran dan utang-utang politik. Sementara Marhaen tetaplah rakyat jelata yang mengobati sendiri luka-lukanya.

📖 Lanjut Membaca Tanpa ke Beranda

Indeks Bab & Opini Lainnya

Ruang Diskusi Pembaca (0)

Berikan tanggapan secara langsung tanpa perlu login. Demi menjaga kualitas diskusi, pengiriman tautan/link tidak diizinkan.

🛡️ Tanpa Login & Anti-Link
Langsung tayang & dapat dibalas pembaca lain.

Belum ada tanggapan pada opini ini. Jadilah pembaca pertama yang memulai diskusi!