Kersen dan Asam Urat

Hampir setiap hari aku dan anakku, Mikail main di bawah teduhnya pohon Kersen. Biasanya selepas menjemput Kakaknya, Raztan (kelas 2SD). Bukan cuma berteduh, tapi juga memetik buah yang berbentuk butiran merah dan berasa manis itu untuk dimakan. Mikail suka sekali jika berhasil memetik beberapa butir buah yang juga disebut Ceri Jawa ini.

Awalnya aku nggak kepikiran buat ikut mengemut rasa manis buah yang punya nama binomial Muntingia calabura ini. Aku hanya suka melihat ekspresi kepuasan Mikail saat ayahnya mendapatkan buah yang ia inginkan. Tetapi karena hampir setiap hari selalu melakukan kegiatan itu bersama, aku jadi terpikir tentang apa sih kandungan dan manfaat buah yang selalu ada yang matang setiap hari ini.

Hasil bacaanku di beberapa situs, ternyata buah yang oleh anak-anak Lumajang disebut Baleci ini bermanfaat untuk membantu pengobatan penyakit asam urat. Wah! Kalau tahu dari awal, mungkin aku mengonsumsinya sejak dulu. Tapi tak ada kata terlambat deh, sejak aku sadar manfaat buah Kersen ini, aku kini tak sekadar memetik buat Mikail, tapi buatku juga. Yang kubaca dari blog Herbal, untuk menyembuhkan penyakit Asam Urat, cukup memakan 9 butir buah ini 3 kali dalam sehari. Coba, ah!

Kini jika aku memetik buah yang memiliki kandungan vitamin C 80,5 mg dan Kalsium 124,6 mg ini, harus berbagi berdua Mikail. 🙂

 

9 thoughts on “Kersen dan Asam Urat

Menurutmu?

%d bloggers like this: