Kartu Miskin

Kadang kita tak sadar telah merampas hak orang miskin. Misalnya menerima santunan, KJP, atau subsidi lain yang bukan hak kita (yang merasa tak miskin).

Kacang Lupa Kulit

Ini peribahasa yang artinya tidak tahu diri. Bisa juga dibilang lupa dari mana kita berasal. Biasanya peribahasa “Bagai kacang lupa akan kulitnya” disematkan ke orang yang lupa asal-usul adat istiadatnya. Misalnya, Bang Kobar teman main gaple Bang Namun. Waktu masih melarat Bang Kobar tinggal di pos ronda bareng Bang Acim […]

Akhir Kerja Part-Time

Kemiskinan Relatif dan Kemiskinan Absolut begitulah, miskin dalam definisi BPS. Susah kupahami membaca garis kemiskinan seperti apa. Kunyanyikan kantatatakwa, “Aku rasa hidup tanpa jiwa. Orang yang miskin ataupun kaya. Sama ganasnya terhadap harta…” Kadang kita tak sadar telah merampas hak orang miskin. Misalnya menerima santunan, KJP, atau subsidi lain yang […]

Pulang Kampung

“Gue sebagai RT di mari, ngelarang elu pada pulang kampung. Lagian ini kampung kan udah jadi kampung elu juga. ngapain juga lu mao pulang kampung. Dilarang mudik!” Bang Bontot sebagai ketua RT seumur idup di Kampung Kapitan berdiri di depan motor Jupri dan Sutinah, laki-bini yang siap mudik. “Saya sih […]

Seberapa Bangsat Masa Kecilmu?

Mengingat kisah-kisah masa kecil biasanya akan mendapatkan cerita yang inspiratif. Lihat saja buku-buku tokoh terkenal. Kisah masa kecilnya kerap dibuat baik-baik saja. Meskipun ada kesedihan dan kemirisan, namun tetap akan dibuat sesuai dengan personal branding sang tokoh. Seorang tokoh Menteri atau Konglomerat, misalnya. Nggak akan blak-blakan membuka masa kecilnya, kecuali […]

Hey! Anjing Pantai

Jam 3 dini hari. Saat aku menutup laptop dan ingin tidur, kudengar suara menggerung. Kukira suara igauan atau ngorok temanku yang sudah tidur lebih dulu. Ternyata sumber suaranya dari luar. Tepatnya di balik pintu kamar di tepi pantai ini. Kubuka pintu. Seekor anjing berdiri di situ. Kudekati, kuelus sampai dia […]

Lingkar Kuasa

Pejabat yang baik dan jujur akan berkali-kali dijebak dan diancam untuk melindungi kepentingan penjahat dalam lingkar kuasa. Mereka biasanya memengaruhi keluarga, sanak saudara, dan kerabat pejabat baik tersebut, untuk melumpuhkan hati pejabat baik tersebut. Penjahat dalam lingkar kuasa berupaya melanggengkan pengaruhnya dari zaman ke zaman. Tak peduli siapa yang menjadi […]

Ngetes, Alasan Cupu

Banyak netizen terpancing kreativitasnya gara-gara pernyataan Kepala BSSN, Djoko Setiadi usai dilantik Presiden. Netizen kita memang responsif, reaktif, dan kreatif. Apa lagi ketika mengetahui pernyataan Kepala BSSN tentang Hoax Membangun. Sebuah pernyataan yang terkesan “nggak banget” deh sebagai kepala sebuah lembaga yang berada langsung di bawah Presiden.  Aku gak tega […]

Indikasi Keseruan Gosip

  Hayo siapa yang senang bergunjing? Pasti banyak yang nggak mau mengakuinya, meskipun mengisi waktu dengan menggunjingkan orang lain sudah jadi rutinitas harian. Ada saja yang setiap hari senang bergosip. Pagi, siang, bahkan malam pun diisi dengan gosip atau bergunjing. Jika tak bisa kumpul untuk bergosip, ada aplikasi chatting. Bisa […]

Ini Uang Siapa

  Jika kamu menemukan uang di jalan atau saat sedang bekerja, atau menemukan smartphone saat baru duduk di taksi, apa yang kamu pikirkan? Apakah uang atau smartphone tersebut kamu anggap sebagai rezeki yang datang dari langit untukmu? apakah kamu akan biarkan? Mengumumkan di media sosialmu agar pemiliknya dapat menemukannya kembali? […]

Penjual Kerupuk Tuna Netra

Pagi itu aku bertemu kembali dengannya. Ia biasa berdiri di lorong halte busway Durikepa. Ada dua macam kerupuk yang ia jual; kerupuk bangka; dan kerupuk kulit. Harganya sama, sebungkus cuma limabelas ribu Rupiah. Kupetik dua bungkus kerupuk yang diikat tali rafia pada tongkat pegangannya. uangku 50 ribu. Seperti biasa, ia […]

Cita-cita Kusni

“Laper bisa bikin orang miskin nekad, tapi kalo rakus memang udah tabiatnya orang kaya yang korup. Mereka nggak pernah kelaperan, tapi tetep aje rakus. mangkanya tetep korupsi! Tapi kita-kita yang miskin tapi nekad, yang selalu disalahin, dijedodin ke tembok, ditangkep, bahkan kalo perlu didor!” Umbar Kusni, abang ojek yang sepanjang jalan senang bercengkrama denganku.  […]