Aku Ingin

Orang yang ingin tetap bahagia dan bijaksana, harus terus berubah.” ~ Confucius.

Sewajarnya, perubahan adalah perkembangan dari kondisi satu ke kondisi lain yang lebih baik. Perubahan adalah suatu kemajuan. Jika kejadiannya terbalik, satu keadaan menjadi lebih buruk dari sebelumnya, kondisi tersebut disebut kemunduran.

Perubahan juga terjadi (baca: direncanakan) oleh sebuah perusahaan telekomunikasi yang sebelumnya sering dijuluki “Si Kuning” oleh Media. Sehari sebelum ulang tahunnya, Indosat mengumumkan perubahan identitas. Mulai dari nama, logo, warna, layanan, dan berbagai program/aplikasi yang dibuat untuk melengkapi ekosistem 4G/LTE, berubah. Kini Indosat berganti nama menjadi Indosat Ooredoo (Baca: Uridu). Logo pun beberapa kali berubah. Dulu sekali Indosat berlogo satelit. Seiring perjalanan waktu, logo tersebut mengalami perubahan hingga kini logonya lebih menegaskan diri sebagai sebuah perusahaan telekomunikasi yang memiliki visi yang kuat sebagai pemimpin layanan digital menuju perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia.

Kenapa Ooredoo?

logo baru ini mengubah juga akun twitter menjadi baru, dari @indosatmania ke @indosatooredoo

Secara harfiah, Ooredoo berasal dari bahasa Arab (uridu) yang artinya Aku Ingin, keinginan, kemauan, dan hasrat yang kuat. Nama ini bisa dimaksudkan demikian, bahwa Indosat Ooredoo ingin menjadi nomor satu dalam pendapatan digital, nomor satu dalam pengalaman digital, dan brand digital pilihan pelanggan nomor satu. Keinginan tersebut disampaikan oleh Alexander Rusli, President Director and CEO Indosat Ooredoo, saat peluncuran identitas baru tersebut di Kantor Pusat Indosat (19/11). Nama Indosat Ooredoo dipilih sebagai nama yang paling sesuai untuk Indonesia berdasarkan survei yang melibatkan 15.000 orang responden dari berbagai kelompok pemangku kepentingan di Indonesia.

Kami ingin dunia digital lebih dari sekadar konektivitas. Dunia digital harus bersahabat, simpel, dan mudah diakses sehingga semua pihak dapat melakukan banyak hal melalui dunia digital. Dengan digital dan teknologi, kami akan membantu kehidupan masyarakat Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ungkap Alexander Rusli.

Oya, Ooredoo sendiri merupakan perusahaan telekomunikasi internasional terkemuka yang menyediakan layanan selular, telekomunikasi fixed line, internet broadband dan layanan bagi pelanggan korporasi, sesuai kebutuhan pelanggan ritel dan bisnis di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara. Sebagai perusahaan yang fokus pada masyarakat, Ooredoo, memiliki visi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan yakin bahwa layanannya dapat mendorong pertumbuhan bagi pelanggannya untuk mencapai potensi terbaiknya melalui penyediaan layanan komunikasi yang bermanfaat. Ooredoo (sebelumnya Qatar Telecom) telah hadir di Qatar, Kuwait, Oman, Algeria, Tunisia, Iraq, Palestina, Maldives, Myanmar dan Indonesia. Perusahaan ini meraih predikat sebagai “Most Innovative Company of the Year – Untuk Wilayah Timur Tengah dan Afrika” pada International Business Awards tahun 2015.

Pemerintah Indonesia memiliki visi yang kuat untuk membangun digital Indonesia dan memberikan akses bagi setiap masyarakat ke dunia ekonomi digital. Dengan rencana strategis yang kami umumkan hari ini, Indosat Ooredoo mendukung komitmen pemerintah Indonesia dan akan bekerja keras untuk memberikan manfaat dari dunia digital untuk semua.” tambah H.E. Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud al Thani, Chairman dari Ooredoo Group yang turut bicara di panggung peluncuran tersebut.

Lalu apa yang aku inginkan sebagai pelanggan Indosat Ooredoo?

Tentu saja aku ingin Indosat Ooredoo dapat memberikan layanan yang lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau kepada masyarakat. Kecepatan akses yang digadang-gadangkan bukan cuma isapan jempol, seperti layaknya janji-janji politisi yang hanya mengejar kursi untuk tidur pulas saat rapat, dan uang mengalir ke rekening meskipun mereka hanya ongkang-ongkang kaki. Aku ingin Indosat Ooredoo bisa memperluas aksesnya ke pelosok Indonesia bagian blank (baca: tanpa sinyal). Masyarakat kita di berbagai wilayah tanpa sinyal memiliki kebutuhan dan hak yang sama dengan mereka yang memiliki akses dan bandwidth melimpah ruah. Indosat Ooredo jangan seperti partai politik yang pada kenyataannya hanya sanggup memasung saudara-saudara kita di desa-desa dengan pasung harapan.

Tulisan ini bukan tulisan berbayar. Ditulis karena blogMT diundang pada acara peluncuran Indosat Ooredoo di Jakarta.

One thought on “Aku Ingin

Menurutmu?