Damar Juniarto menyempatkan diri memparkan “file lama”: Jalan Lain di Balik Internet di Indonesia tahun 1998-2000. Pada kurun waktu itu blog belum dikenal banyak orang di Indonesia dan media sosial tak seriuh sekarang. Sementara beberapa orang mulai asyik berkomunikasi lewat surat elektronik, atau chatting via messenger, ada sekelompok mahasiswa inkonvensional.
Aku menyebutnya inkonvensional karena mereka mengkoordinasikan gerakan yang tak lazim dilakukan oleh para muda sebayanya. Saat banyak orang di Indonesia ketakutan dengan sikap represif rezim, ketakutan karena kerusuhan yang cukup dramatis, diam-diam mengakses informasi yang bertebaran di internet, para mahasiswa “tak lazim” ini melakukan sesuatu yang berbeda. Apakah itu?
Saksikan saja langsung pemaparan Damar Juniarto, pada acara Mini Workshop “Information Development for Social Change” yang diselenggarakan ICTWatch dan ID-CONFIG, sebagai bagian dari kegiatan Trace Route Internet Party 2013, Sabtu, 13 April 2013 di JCC Jakarta.
Indeks Bab & Opini Lainnya
- Si Paling Cosplay4 mnt →
- Sumpah Pemuda Dibandring Sampah Pemuda4 mnt →
- Bu, plis, Bu!1 mnt →
- Ngeblog di Era Feodalisme Algoritma5 mnt →
- Membuang Diri5 mnt →
- Onlife Paradox: Dekat di Jari, Jauh di Hati9 mnt →
- Memilih Gila Biar Selamat7 mnt →
- Mbah Bukan Begal6 mnt →
Ruang Diskusi Pembaca (4)
Berikan tanggapan secara langsung tanpa perlu login. Demi menjaga kualitas diskusi, pengiriman tautan/link tidak diizinkan.
Damar Juniarto Membuka Jalan Lain: Damar Juniarto menyempatkan diri memparkan “file lama”: Jalan Lain di Balik… http://t.co/ttOoalQaKK
Damar Juniarto Membabarkan Jalan Lain http://t.co/wZRAC5W0Ti
Damar Membabar Jalan Lain http://t.co/NzKJWjJSJp
RT @mataharitimoer: Damar Membabar Jalan Lain http://t.co/NzKJWjJSJp