Sang Kyai di antara Para Hantu

Di antara merebaknya film-film hantu, Rapi Film “nekad” menggarap film Sang Kyai. Apakah Sang Kyai mampu menggeser para hantu yang menjadi tayangan mainstream perfilman Indonesia?

Tahun 2012 banyak film Indonesia yang mulai berkualitas. Sebut saja 5cm, Habibie dan Ainun, Brandal-Berandal Ciliwung, Di Timur Matahari, Negeri 5 Menara, Tanah Surga Katanya, Perahu Kertas, The Raid, Soegija, dan Republik Twitter. Tak termasuk film instan yang dibintangi oleh para hantu seleb. Banyaknya film yang memiliki misi inspiratif ini boleh jadi merupakan tanda kebangkitan perfilman Indonesia. 

Film merupakan media komunikasi yang mengemas sebuah kejadian dan peristiwa untuk dapat dinikmati sebagai hiburan dan sekaligus pencerahan. Sebagai media penghibur dan sekaligus pencerah (baca: mendidik) sebuah film diproduksi secara serius. Unsur hiburan tak akan berkesan jika tak ada pesan yang mudah dicerna oleh penonton. Film-film serius yang kutulis di atas merupakan contoh bagaimana film dibuat bukan sebagai tontonan hiburan tetapi juga tontonan inspiratif.

sangkyai headlineFilm tentang tokoh panutan bagi bangsa Indonesia termasuk yang penggarapannya serius. Film seperti ini adalah tontonan yang menghibur sekaligus mendidik. Seperti film yang saat ini sedang digarap oleh RAPI Film, Sang Kyai. Film yang mengisahkan perjuangan K. H. Hasyim Asy’ari ini diharapkan dapat menggenahkan kaum muda terhadap sosok sang pahlawan. Siapa yang tahu kalau beliaulah Kyai Pertama di Indonesia yang menyerukan Jihad kepada para santri, melawan Sekutu hingga pecah perang 10 November 1945.

Film yang disutradarai oleh Rako Priyanto ini melibatkan beberapa aktor antara lain, Ikra Negara sebagai K.H. Hasyim Asy’ari, Christine Hakim sebagai Nyai Kapu, Agus Kuncoro sebagai Wahid Hasyim, Adipati Dolken sebagai Harun, dan Dimas Aditya sebagai Husyein. Syuting film ini dituntaskan di Gedung Joeang 45 Solo, setelah Kediri, Nggondang, Klaten, Magelang, Ambarawa, dan Semarang. Sang Kyai direncanakan tayang pada pertengahan 2013. Semoga Sang Kyai menjadi film terpilih di antara babaran film-film hantu.  

Next: Sang Kyai on Location

 

9 thoughts on “Sang Kyai di antara Para Hantu

  1. saya senang dengan keberanian melawan arus semacam ini. hanya satu pertanyaan saya, kenapa judulnya harus pakai “Sang”, jadi ingat sang pemimpi, dan sang pencerah. apa tak ada kosakata lain yg lebih saleable.

Menurutmu?

%d bloggers like this: