Hari ini Telah Terbaca

Sore di tengah menyelesaikan pekerjaan, aku teringat lagu-lagu lawas dari Franky Sahilatua. Terutama saat berduet dengan adiknya, Jane. Pikiran melesat ke masa lalu, ketika masih usia belasan. Di rumah Omku, kaset album Franky and Jane lengkap tersedia. Aku sering mendengarkan lewat Radio Cassette. Ada tiga lagu yang terekam di dalam pikiranku: Dari Sebuah Ketinggian, Hari ini Telah Terbaca, Sedikit Saja. Ketiga lagu tersebut paling cepat membawaku ke masa lalu.

Sayangnya lagu Dari Sebuah Ketinggian susah kutemukan kembali. Hanya 2 lagu yang berhasil kutemukan dan kuunggah kembali di Soundcloud, hanya untuk mengabadikan. Agar mudah didengar ulang.

Lagu Hari ini Telah Terbaca menceritakan berbagai penderitaan yang dialami sesama kita, bangsa Indonesia. Banjir, kepunahan hewan, gempa bumi, pencuri, dan harga-harga yang melambung tinggi. Derita tiada akhir. Sedangkan lagu Sedikit Saja mengabarkan tentang hanya sedikit orang yang bersemangat baja, yang sanggup bertahan dalam melanjutkan pengorbanan para pahlawan. Paling banyak yang menguasai negeri ini adalah mereka yang rakus melahap isi negeri. Para koruptor, mafia kekuasaan, mafia ekonomi, bahkan mafia politik lebih banyak hitungannya daripada mereka yang benar-benar membela kepentingan rakyat. Apalagi kala Pemilu seperti sekarang ini. Bukan sekadar janji-janji yang ditebarkan, bahkan caci-maki bersliweran di berbagai media, mainstream maupun media sosial.

Sudahlah. Semakin pedih membicarakan tingkah-polah para politikus. Lebih baik dengarkan saja kedua lagu ini.

 

Hari Ini Telah Terbaca

Hari ini telah terbaca
Tentang banjir dan gajah mati
Gempa bumi dan para pencuri
Harga-harga tinggi

Berita-berita selalu
(berpihak pada bencana)
Di manakah kegembiraan?
(ungkapkan padaku)

Halaman pertama: penderitaan
(dan perang saudara)
Mana halaman kita?

Buang saja semua koran
Kuncikan pintu-pintu
Bukalah catatan diri sendiri
Di sanalah hati nurani

(Yudhistira ANM Massardi, Rudi Jalak Gugat, 1980)

 

Sedikit Saja

Beribu harapan hanya abadi
Atau menikam bagai belati
Mereka yang sanggup bertahan
Mereka yang bersemangat baja
Sedikit saja hitungannya

Beribu pahlawan hanya mati
Seakan tiada lagi arti
Mereka yang jadi ahli waris
Mereka yang merebut isi negeri
Sedikit saja… sedikit saja…

Herman di Jakarta
Bilawa di Surabaya
Tigor di Sumatra
Corry di Kalimantan

Aku tersesat di sini dalam gebalau
Apa kabar kalian?
Masih kah tetap diam?

(Franky and Yudhis)

3 thoughts on “Hari ini Telah Terbaca

Menurutmu?

%d bloggers like this: