Blog is You

Seorang pelajar SMA mengangkat tangan kanannya. Ia melontarkan pertanyaan simpel, “Bagaimana cara paling mudah agar saya konsisten mengupdate blog?”

blogging wherever

Pertanyaan itu muncul usai kupresentasikan materi Kreativitas Konten Kreatif, di Gelanggang Remaja Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam kegiatan sosialisasi internet sehat yang digelar rutin oleh KMJ.

Sebenarnya aku tak tahu cara paling mudah menjaga konsistensi ngeblog, seperti yang diharapkan oleh pelajar itu. Sebab boleh jadi satu cara yang mudah menurutku, belum tentu mudah bagi orang lain. Termasuk untuknya. Misalnya, aku berusaha konsisten mengupdate blog setiap hari Senin. Usaha yang kulakukan ini makin lama menjadi terasa mudah, karena menjadi kebiasaanku. Tetapi boleh jadi bagi teman lainnya terasa berat. Terlihat dari respon beberapa peserta saat mendengar jawabanku itu, mereka terbelalak. Beberapa orang bahkan berucap, “wiiihh”, “gokil!” “Ckckck”.

Itulah kenapa kubilang jawaban yang kusampaikan belum tentu pas buat orang lain. Apalagi aku hanya bisa memaparkan apa yang merupakan pengalamanku dan teman-teman yang pernah cerita kepadaku. Experience.

Simpelnya, -akhirnya kucoba sederhanakan- bagiku blog adalah representasiku sendiri. Bagimu, blog adalah kamu sendiri. Blog is you!

Karena blog merupakan representasi kita sendiri, maka konsistensinya mencerminkan kita sendiri juga. Yang updatenya seminggu bisa 5 kali, bagus. Yang cuma seminggu sekali juga bagus. Bahkan yang sebulan sekali tetap kubilang bagus. Kenapa? Ya, itulah blogger, yang bebas menulis sesuka hatinya dan sesuka mood-nya. Kita tak pantas merasa lebih keren hanya karena lebih sering update ketimbang yang cuma setahun sekali.

Namun kebebasan tersebut juga membebaskan orang lain menilai kita sendiri sebagai blogger. Kita bebas update, bebas menulis, dan teman-teman bebas membaca dan menilai seperti apa kita.

Karena itu blog is you. Apa yang tertulis di blogmu, itulah kamu seperti yang terlihat oleh temanmu. Kamu yang updatenya melulu puisi, cerpen, berita, kisah lokal, atau bahkan rumus matematika, maka itu akan menguatkan identitasmu di mata teman-teman.

Lalu bagaimana agar konsisten? Jawaban ini akan menjadi jawaban klise. Konsistensi adalah kamu sendiri yang menentukan. Teman dan lingkungan hanya pemantik inspirasi dan kesegaran pikiran kita saja. Tetap keputusannya ada dalam pilihanmu. Aku sih berusaha konsisten untuk update setiap senin. Bahkan itu kusampaikan di depan orang banyak, di linikala, hanya untuk 1 tujuan: aku malu jika tak menepati apa yg sudah kudeklarasikan. Itu saja.

9 thoughts on “Blog is You

  1. Konsistensi. Ya itu, kuncinya untuk tetap terus membarui tulisan. Cuma kadang-kadang, kuncinya suka nyelip di mana gitu. 😉

    Salam persahablogan,
    @wkf2010

Menurutmu?

%d bloggers like this: