Begadang ngobrol bersama teman lamaku dari Karawang. Dua puluh tahun yang lalu, sekitar tahun 1994 Engkus (Begitu ia biasa disapa) kerap membahas dua hal denganku: spiritualitas dan wiraswasta. Sarjana Ekonomi ini pernah bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar, tetapi keluar. Ia malah mengajakku usaha jualan poster dan kalender keliling di Jakarta. Kadang menjajakan dagangan di bus, kereta ekonomi, atau mangkal di halaman sekolah dan tempat kumpul masyarakat. Kami pernah digrebek petugas ketertiban di dalam Kebun Binatang Ragunan. Yeach, masa lalu yang lucu untuk dikenang.