Pagi itu aku bertemu kembali dengannya. Ia biasa berdiri di lorong halte busway Durikepa. Ada dua macam kerupuk yang ia jual; kerupuk bangka; dan kerupuk kulit. Harganya sama, sebungkus cuma limabelas ribu Rupiah. Kupetik dua bungkus kerupuk yang diikat tali rafia pada tongkat pegangannya. uangku 50 ribu. Seperti biasa, ia mengeluarkan uang dari sakunya dan […]