Nyogok Syariah

Ramai isu tentang sogok syariah dan sogok konvensional. Saya hormati dalih sang Ustadz dengan pengandaiannya. Itulah pemahaman dan keyakinannya di depan jamaah. Biarkan saja. Biasakanlah diri kita kalem dengan perbedaan.

Itu soal sang ustadz. Tak usah khawatir dia menyesatkan jamaahnya. Jangan lantas menjadi lebih mulia ketika ada orang lain yang sepertinya salah. Let it be.

Soal isinya, kalau ada nyogok syariah, boleh jadi akan ada korupsi syariah. Sebagai orang awam saya bersikap, menyogok merupakan aksi bersepakat atas tindak pidana korupsi.

Jika hak kita dijegal dengan syarat harus menyogok, yang saya lakukan bukannya memberikan uang tersebut demi hak saya lalu membiarkan kedzaliman lestari. saya akan memilih menolak menyogok dan melaporkan kondisi tersebut kepada penegak hukum.

Jadi, sebagai orang biasa dan bukan lulusan sekolah agama, serta tak pandai berdalil dan berdalih syariah, saya lebih merasa aman menghindari kongkalikong korupsi daripada membiarkan budaya korupsi terjadi terus sampai anak-cucu kita merasakan atau melakukannya di kemudian hari.

Jadi soal korupsi, jangan diam, bicaralah!

Conversation ini juga ada di Facebook:

4 Responses

  1. Itu yang bilang ustadz Kang?Subhanallah. ustadz apa “ustadz” nih.
    Gila memang jualan agama. Saya mah asli benci sama orang yang menggunakan ilmu agamanya untuk dijual dengan sesuatu yang bersifat keduniaan seperti harta, kekuasaan dan wanita.

    To be honest, untuk korupsi kecil, masih susah dihindari Kang kadang-kadang. Misal : ngasih tip bikin surat kehilangan di kepolisian dan lain-lain. Yeah, I know salah tapi ya sulit sekali menghindar, kadang ga worth it dengan waktu nya dalam menjadi 100% benar.

    1. Iya ustadz yg sedang populer di Youtube. Ramelah pro-kon dari para pencinta dan pembencinya. Saya berusaha berdiri di tengah. Gak suka bersikap ekstrim di keduanya

Menurutmu?

Back to Top
%d bloggers like this: