Tren Status “Copas” di Facebook

Beberapa pekan berjalan sering kutemukan teman yang membuat status Facebook, berisi seperti sebuah disclaimer yang melarang orang lain menggunakan apa yang ia unggah di halaman Facebooknya. Apa perlu melakukan itu? Status yang kumaksud biasanya ditulis seperti yang aku salin berikut ini: Dear Rekan FB-ers pengguna medsos ini dan media sosial yang lain dengan ini, saya…

Gue yang Bikin, Gue yang Tanggung Jawab

“Espresso!” pesanku. “Eh, tambah satu lagi yang katanya unggulan di sini, Lazy Noon!”  dua minuman sekali pesan.  Tak lama pesananku itu disajikan di meja tempatku berbincang bersama teman-teman sesama penikmat kopi. Espressonya dapet banget, seperti yang selama ini menjadi citra baik kedai kopi ini dalam dunia kopi global. “Dibandingkan buatan warkop …tiiitt… Jauh lebih enak…

Kopdar antar Negara di Lingkar Samudra Hindia

Para petinggi negara anggota Indian Ocean RIM Association (IORA) lagi pada kopdar di Jakarta. Melihat sebaran informasi yang ada di media sosial, sepertinya kongkowan itu berjalan santai dan rileks. Padahal kalau melihat agenda yang menjadi perhatian asosiasi yang sudah berjalan selama 20 tahun itu, semuanya berat. Lihat saja harapan para pemimpin negara IORA. Mereka ingin Asosiasi Kerja…

Nyatakan Saja

Kadang perlu ambil gitar lalu menyanyikan apa yang terasa. Mau suara kita ancur atau nggak, itu gak soal. Yang penting, suarakan kegelisahan, boleh jadi itu cara untuk mengendurkan ketegangan pikiran. Ini lagunya Iwan Fals, berjudul Nyatakan Saja. nyatakan saja apa yang terasa walau pahit, biasanya jangan disimpan jangan dipendam merdekakan jiwa bersuaralah kawan bagai ombak di…

Copas dari Grup Sebelah

Sering banget kita mendapatkan kabar yang dimulai dengan kalimat pembuka seperti judul tulisan ini. Biasanya tersebar dari grup ke grup di Whatsapp dan Telegram. Kabar seperti itu biasanya perlu diteliti kembali sebab banyak sekali hoax yang dimulai dengan kalimat pembuka seperti itu. Contohnya seperti skrinsutan di bawah ini, Kebetulan sebaran informasi di atas kuterima saat…

Break Off Medsos

Lantaran ingin bebas dari provokasi dan sebaran kebencian, temanku berencana menutup akun facebook-nya. memang boleh jadi kedamaian terasa tatkala menyepi dari jagad medsos, Namun, apakah di luar medsos kamu yakin tak akan menemukan perseteruan serupa? Boleh jadi kita bebas dari kericuhan di Facebook, akan tetapi apakah tak akan kecipratan di Twitter, Path, G+, Whatsapp, Telegram, dan…

Catatan di Ujung Tahun: Radikalisme

Tahun 2016 merupakan tahun yang penuh dengan berita teroris dan radikalisme. Tahun ini dibuka dengan peristiwa bom Thamrin pada 14 Januari, berentet pada bulan-bulan selanjutnya dengan penangkapan anggota terduga teroris dan beberapa peristiwa pemboman dan penyerangan terhadap anggota polisi. Tahun ini pun ditutup dengan beberapa operasi anti teror pada dua bulan terakhir, November dan Desember….

Perempuan Jihadis

Tak sedikit orang ternganga saat mengetahui bahwa calon pengantin (sebutan untuk pelaku bom syahid) yang ditangkap di Bekasi adalah seorang perempuan. DNY berumur 27 tahun, belum lama menikah, lalu siap meninggalkan surat wasiat menjemput kematian melalui rencana bom syahid (dalam sebutan umum: bom bunuh diri).  Peran DNY dalam rencana pemboman yang diduga diotaki oleh Bahrun…

Ketemu Mantan

Pertemuan pertama nggak sengaja, ketika di Jogjakarta awal bulan ini. Ketika bertemu saat itu tak pernah berpikir untuk bertemu lagi. Tetapi rupanya kehidupan kadang berjalan di luar rencana. Dalam persliweranku di Jakarta kemarin, akhirnya kami sepakat bertemu kembali di sebuah warung kopi di sudut Jakarta, di mana kenangan pernah terjalin. Jabat tangan dan tatapan hangat kurasakan saat…

Smartphone Videography

Udah nonton film pendek “The Last One“? Itu salah satu film pendek yang bikinnya pakai smartphone. Soal film itu dibuat cuma 24 jam, itu lain hal. Namanya juga Frank Hannah, wajar kalau filmmaker itu bisa bikin dalam waktu singkat. Dia udah paham seluk-beluk bikin film. Nah, kalo yang belum pernah sama sekali pegimana? Beberapa teman…

Kecanduan Steller

Awalnya mau pakai steller males banget, sebab saat cuma sekadar lihat-lihat di halaman depannya, hanya foto dengan pengambilan gambar secara vertikal yang kelihatan bagus. Ogah! Sebab aku lebih banyak motret dengan posisi horizontal. Sejak itu (Mei 2-16), aku mengabaikan Steller yang disarankan oleh temenku yang keren banget dalam urusan fotografi dan kopi.  Tapi rupanya temanku yang main Steller masih…

4 Tempat Jajan di Kelapa Gading

Setiap orang perlu menyisakan waktu untuk rihat dari pekerjaan sehari-hari, untuk mengelola stress akibat tekanan pekerjaan. Banyak cara yang dilakukan untuk menyegarkan diri, salah satunya adalah jalan-jajan. Apakah aku akan mengulas berbagai kuliner di beberapa kota yang aku singgahi dua bulan ini? Mm… Itu nanti aja deh. Kali ini aku mau cerita tentang satu sudut…

Film Pantjasila dan Walking Dead

“Kita hendak mendirikan satu negara semua buat semua. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan maupun golongan yang kaya tetapi semua buat semua. Inilah salah satu dasar pikiran yang nanti akan saya kupas lagi… Prinsip nomor empat sekarang saya usulkan. Saya di dalam tiga hari ini belum mendengarkan prinsip itu yaitu…

Melihat Medan dari Bentor

“Beberapa sopir Bentor yang kutemui boleh jadi merupakan kacamata dalam melihat Medan. Tetapi aku suka meminjam kaca mata lain agar bisa melihat Medan dari sudut yang berbeda.” Bentor melaju susuri jalan menuju beberapa titik perhentianku di Medan. Mulai dari Istana Maimun, Masjid Raya, Kuil di sekitar Madras, Rumah Tjong A Fie, dan beberapa pusat kuliner. Karena bukan blogger…

Korban Blogger

Kaget juga mendapatkan mention dari @httsan di Twitter. Karena yang mention adalah teman yang bisa dipercaya dan tak pernah menyebarkan kabar HOAX dan iklan, aku klik saja tautannya. Rupanya ada update blog, yang saat membaca kalimat pertamanya saja, – “todongan dari mbak Ine…” langsung melesatkan pikiranku ke masa-masa awal nge-blog dulu. Blogging Bersambut, sebuah tradisi blogger…

Opang yang Bertahan

Di halte BNN (Badan Narkotika Nasional) siang tadi aku ngobrol berdua seorang tukang ojek tak beraplikasi. Ojek tak berhape ini makin tenar dengan sebutan Opang (Ojek Pangkalan). Obrolan yang bermula dari keisengan karena menunggu taksi yang lewat ini rupanya memberikanku satu temuan, sebuah sikap yang menarik dari bapak yang mengaku sering dipanggil Bang Sadri oleh teman-temannya. “Emang si abang…